Menyebarkan Kebaikan

Menyibukan diri berbagi ilmu keuangan kepada banyak orang setiap hari sangatlah menyenangkan buat saya.

Kesempatan terbaik saya yaitu bisa bertemu banyak orang dari berbagai kalangan, berbagai profesi. Ya…untuk bersilaturahmi dan berdiskusi hal” baik dari pada bahas gosip atau politik.

Ibu ini profesinya sangat mulia sekali menjadi ibu rumah tangga, memiliki dua orang putri dan sudah memiliki satu orang cucu.

Dalam mengatur dan mengelola keuangan keluarga menjadi tanggung jawabnya, apa dan bagaimana agar semua tercukupi.

Mempersiapkan masa pensiun yang cukup dan tak lupa tersedianya biaya kesehatan dihari tua tentu agar tidak merepotkan anak dan cucu, inilah diskusi kami malam ini.

Belum terlambat sih… tapi yang pasti menjadi mahal karena jangka waktu menabung menjadi lebih pendek karena faktor usia, biaya untuk menyiapkan kesehatanpun dimasa pensiun naik, biasanya hanya mengandalkan uang pensiun.
Kembali lagi soal waktu diantara dua skenario kehidupan, apa itu guys ? Skenario panjang umur membutuh biaya dan skenario umur pendek keluarga membutuhkan biaya, bagaimana anda menyikapinya ?

Advertisements

Bisnis Legacy

Disela” berbuka puasa kemarin malam, saya menyempatkan mengundang rekan untuk berdiskusi peluang bisnis keluarga.Bicara bisnis ngga orang muda apalagi tua yang sudah bekerja puluhan tahun merasa mulai jenuh dan ingin memiliki usaha sendiri, bahkan ada yang baru memulai begitu pensiun. Sah” saja seh ngga ada yang terlambat guyss..lagi” usaha membutuhkan uang yang diinvestasikan, lokasi, pasti ada produknya baik jasa atau barang serta ditambah kemampuan managerial atau fisik, nah bagaimana bila salah satunya tidak terpenuhi apakah bisnis berjalan yang ada rugi.Saya mencoba membahas mengenai industri asuransi dengan peluang pasar yang begitu luas di Indonesia dengan modal boleh dibilang sangat kecil, bisa memiliki income besar serta pasif income dimasa pensiun plus sebagai warisan income untuk anak.Membuka mata, telinga serta hati rekan saya tanpak lebih bersemangat (bisa dilihat senyumnya 😁), setelah kedua dulu sama” bekerja di Bank dan hari ini mereka resign menjalani bisnis kuliner.Hanya ada 2 kalimat mengakhiri diskusi kami malam ini,
1. Peluang bisnis ini dibiarkan saja tanpa menghasilkan sesuatu dan biarkan orang lain yang ambil kesempatan atau2. Mulai saja bergabung lalu jalani untuk menghasilkan dan buktikan sendiri.”Bisnis ini tidak menjadikan sukses karena sukses itu ada pada diri sendiri”.

Kesehatan Masa Pensiun

Bicara kesehatan = Biaya Kesehatan
Masa pensiun tentu bicara pengeluaran tak ada pemasukan dan ini seringkali menjadi beban bila harus menanggung biaya kesehatan yang tak lagi menjadi tanggungan perusahaan.

Lagi lagi diskusi tentang rencana kartu kesehatan, semakin usia bertambah secara otomatis memiliki asuransi kesehatan tentulah mahal, mungkin saja dahulu tidak mau dicicil agar meringangkan nantinya.

Tentunya biaya kesehatan terus naik setiap tahunnya, nah bagaimana menyikapi agar biaya asuransi bisa terbayar, walaupun biaya kesehatan naik.

Menyikapi hal itu bicara asuransi kesehatan unit link dengan tambahan rider kesehatan, bisa menjadi solusi dikemudian hari menyikapi biaya kesehatan terus naik.

Jelas sudah diskusi kali ini mengenai Program Kartu Kesehatan karena ketidakpahamnya anggapan asuransi uangnya hilang.

Penjamin Investasi

Menepis anggapan bahwa dalam berinvestasi diluar Bank tidak dijamin sedangkan melalui Bank di jamin LPS dan ada OJK nya.

Padahal LPS sendiri menjamin sampai dengan 2 Milyar, nah anggapan juga bila sudah ada OJK maka juga aman, OJK sendiri saja hanya lembaga yang mengawasi bukan memberikan jaminan.

Dalam diskusi santai sore ini bersama klien saya, untuk pilihan investasi profile nasabah dan kebutuhannya adalah yang utama. Apakah anda membutuhkan investasi jangka panjang atau jangka pendek dan bila menginginkan hasil besar tentu resikonya pun besar.

Mari sikapi investasi dan pilihlah investasi sesuai profile pribadi anda, pastikan dalam pengawasan OJK.

 

Asuransi Pendidikan

Mungkin dahulu kita masih kecil dan disaat yang sama orang tua kita sedang memikirkan mengumpulkan uang untuk biaya kelanjutan pendidikan di masa yang akan datang.

Sempurnalah saat menjadi orang tua ketika berjuang keras memenuhi kewajibannya dengan menghargai diri sendiri dengan menyiapkan dana pendidikannya dengan asuransi.

Bagaimanapun juga dana pendidikan itu karena masih ada orang tua yang masih hidup dan sedang berjuang memenuhinya bukan karena ada asuransi tapi asuransi menyempurnakannya bila resiko itu terjadi pendidikanpun tetap bisa berlanjut. Bagaimana menghitung biaya pendidikan di masa yang akan datang dan menyiapkannya.

Bicara zona yang menurutnya aman

Bila usia kita 40 thn dengan usia pensiun normal 55 tandanya masih tersisa 15 th lagi, anggaplah rata” income 10jt paling kenaikan income setiap tahun 2%, dihitung dengan calculator financial bertambah hanya Rp. 13,458,683.38. Sebenarnya berapa seh kita dibayar perjamnnya ?Income 10 jt/bln, hanya 22 hari kerja dalam 1 bulan dengan 8 jam kerja setiap harinya, setelah kita hitung perjam hanya dibayar 56rb/jam.

Dalam sehari pengeluaran menghabiskan berapa ? mulai dari ongkos, bensin, makan, mungkin yang merokok akan menambah pengurangan dan hampir dipastikan menghabiskan 50rban. Lalu apa yang dimana letak zona nyaman, bila kenyataannya tidak aman.

Kenyataannya bila semakin tinggi posisi jabatan semakin kita tidak punya banyak waktu dan tidak lagi 8 jam, karena tanggung jawab.

Hidup tentu disarankan untuk memilih mau punya banyak uang tidak punya waktu, punya banyak waktu tidak punya uang, tidak punya waktu tidak punya uang, atau punya waktu dan punya uang.

Kalau masih punya banyak mimpi masihkah bertahan di zona yang menurutnya aman.

Potensi Diri

Anda ada di perusahaan yang tepat atau Perusahaan memilih anda sebagai orang yang tepat.

Mana yang lebih hebat ?

Melihat potensi dan mengembangkan diri anda sendiri yang seharusnya menghasilkan sesuatu yang besar untuk diri anda tak terbatas anda di Perusahaan manapun.

Mungkin saja hari ini jabatan anda terus naik dan anda di fasilitasi berupa soft loan untuk memudahkan anda membeli aset berupa rumah, kendaraan dsb. dan yang anda tahu anda terus bekerja dan bekerja sesuai target, kerjaan makin banyak, nunggu bonus yang diharapkan ngga sesuai, itupun hanya untuk membayar kembali kepada Bank sampai menunggu waktu anda pensiun.

Kalo kata om Bob Sadino “Bangun pagi, pamit kerja, pakai seragam, kaki dibungkus sepatu, berangkat pagi pulang sore, gaji ngga seberapa, kerja apa dikerjain ?”

Nah kalo sudah begini kenapa ngga coba memulai bisnis dan ngga juga harus nunggu pensiunkan ?

Banyak pilihan untuk memulai berbisnis dan kembangkan potensi anda, agar anda tahu bisnis apa yang cocok dengan anda untuk anda bisa membuat target anda sendiri kapan memulainya dan capai targetnya.

Yuk sahabat dimulai aja… jangan bilang takut gagal kalau belum dimulai.

#bisnisasuransi #

Sewa Kamar RS

Keterbatasan biaya kesehatan yang ditanggung Jaminan Sosial Berbasis Bayar alias BPJS sangatlah berat dengan kondisi kenaikan biaya RS dengan pilihan paket kelas kamar dan Dokter tiap tahunnya.

Menyikapi hal ini pilihannya adalah hidup sehat tapi semua tidak ada pilihan bila akhirnya kondisi tidak sehat menghampiri.

Mau atau tidak mempersiapkan sebagai pilihan meminimalisir resiko keuangan darurat sewaktu waktu dibutuhkan dengan banyak cara bisa mengalihkan melalui ASURANSI atau menanggung secara bersama” yang saling tolong menolong dengan mengikuti PROGRAM ASURANSI SYARIAH.

Bukan saja mengandalkan diri sendiri untuk hal ini karena anda mampu, melainkan keterbatasan kita juga, makanya kita mempersiapkan untuk diri pribadi begitupun orang” yang anda cintai.

Sahabat… pilihan hidup sehat tentu kita harapkan, karena sehat kita bisa persiapkan untuk kondisi ketidaksehatan kita suatu saat nanti.

Peluang Selalu Ada bagi yang membuka Kesempatan

Ketika tuntutan hidup terus naik sebagai karyawan tentu ada yang Anda harapkan berupa kenaikan gaji dan bonus setiap tahun dari perusahaan tempat Anda bekerja sebagai imbal balik tenaga, pikiran dan waktu yang telah Anda berikan. Kenyataan sebaliknya apa yang Anda harapkan tidak sesuai dengan yang telah Anda berikan, bahkan tuntutan pekerjaan  semakin besar pada Anda, karena perusahaan ingin bisnisnya berkembang dari tahun ke tahun sehingga target bisnis diberikan kepada Anda untuk mencapainya.

Pekerjaan Anda semakin terbebani  ketika Anda tahu bahwa Anda diberikan fasilitas oleh perusahaan berupa jaminan hari tua, kesehatan dan pinjaman karyawan sehingga Anda terikat pada pekerjaan sampai Anda pensiun atau di pensiunkan bahkan waktu Anda telah terbeli kapanpun  dibutuhkan Anda harus siap melakukan perintah pekerjaan. Namun Anda lupa waktu Anda tak pernah akan cukup untuk mengurus pekerjaan, ada yang membutuhkan Anda selain pekerjaan yaitu keluarga, ketika fokus Anda pada target impian perusahaan maka fokus impian Anda dengan sendirinya tak pernah terwujud setiap tahunnya.

Anda pikir Anda merasa hebat sehingga Anda diberi jabatan dan seakan benar-benar dibutuhkan oleh perusahaan, padahal yang dibutuhkan perusahaan ketika Anda masih sehat, bisa memberikan tenaga, pikiran dan waktu, sebab jika sakit dan tidak mampu lagi bekerja perusahaan tidak memandang Anda lagi bahkan dengan mudahnya mengganti Anda dengan karyawan lainnya. Karena waktu tidak akan pernah kembali apalagi kesehatan, sebab Anda membutuhkan keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi untuk bersosialisasi dengan lingkungan, berkumpul keluarga, berlibur dsb, jangan karena waktu sehatmu Anda habiskan untuk pekerjaan saja, ketika waktunya pensiun tiba kesehatan Anda mulai terganggu.

Hidup memang pilihan, apakah Anda tetap ingin menjadi karyawan atau mulai berpikir sebagai pemilik usaha yang mulai membangun impiannya sendiri dan bukan impian orang lain. Memang benar dibutuhkan kesiapan memulai usaha terutama  datangnya dari diri Anda sendiri yang hari ini sebagai karyawan merasa cukup senang berada di zona nyaman (menerima gaji setiap bulan, kesehatan dijamin, pensiun dsb), padahal jika penghasilan Anda besar dan bisa membeli fasilitas yang sama dari usaha Anda sendiri apa bedanya?

Selain zona nyaman ada lagi yang harus dirubah yaitu kebiasaan dari karyawan yang biasa menerima pekerjaan dan harus berubah menjadi pemilik usaha yang bisa membaca peluang dan menciptakan pekerjaan untuk dirinya sendiri, hal ini tentu tidak mudah dibutuhkan perubahan pola pikir bagaimana akhirnya bisa bekerja untuk dirinya sendiri.

Bicara gaji Anda habis belum sampai sebulan dan mengeluhkan pekerjaan semakin berat belum lagi ditambahkan waktu kerja yang tidak terhitung sampai tidak dibayar lembur itu membuat Anda hanya bisa mengeluh dan terdiam dalam ketidakberdayaan, yang ada Anda hanya bingung memikirkan membuka usaha harus membutuhkan modal.

Anda perlu pertimbangkan peluang usaha Industri Asuransi yang saat ini telah berkembang sangat baik dengan dibuktikannya banyak Bank bekerjasama dengan Perusahaan Asuransi untuk menjual produk asuransi, selain agen asuransi yang sudah ada. Apa yang Bank harapkan selain keuntungan besar dalam menjual asuransi, lalu bagaimana bila peluang yang sama diberikan kepada Anda untuk menjadi Agen asuransi untuk bisa Anda nikmati juga.

Produk asuransi mungkin saja Anda sendiri pernah merasakan manfaatnya sebagai karyawan bila harus dirawat sampai tidak mengeluarkan uang sama sekali, walaupun Anda merasa seakan tidak membayar premi, jika demikian tentu peluang masih cukup besar bahkan Bank saja tidak berharap Costumernya membeli Asuransi melalui agen diluar Bank demi mengejar pendapatan Bank selain dari penjualan kredit.

Ketika Anda sudah merasakan manfaat dari asuransi maka akan lebih baik lagi, bila Anda membantu banyak orang lain merasakan hal yang sama dari manfaat asuransi dengan begitu Anda sudah memulai berbisnis asuransi dengan mendapatkan fee sharing. Memulai dari keluarga terdekat, teman sekolah, rekan kerja, sampai yang baru Anda kenal, Anda bisa lakukan sharing manfaat asuransi dan bisnis ini tetap bisa Anda lakukan tanpa menganggu pekerjaan utama Anda itu tanda Anda mencoba  memulai  berbisnis dengan modal kecil.

Dibutuhkan kerja keras, komitmen dan ketekunan dalam aktifitas, memang  yang membutuhkan asuransi banyak kadang tak jarang yang ditemui bukan orang yang tepat seringkali penolakan yang didapat dengan begitu Anda terlatih sebab suatu saat Anda akan menemukannya, begitulah awal berbisnis Anda harus bisa membaca peluang, mengatur strategi, merencanakan target sampai bisa menghitung berapa pemasukan bisnis Anda.

Tak kenal maka tak sayang begitu kata pepatah dengan berani memulai saja tanda Anda ada keinginan untuk mengenal hingga semakin lama Anda pasti menyayangi bisnis asuransi.

Memanfaatkan waktu di bisnis Anda, maka maksimal pendapatan dari bisnis Anda terus tumbuh sesuai target impian yang Anda akan capai. Bergabung bersama kami hubungi melalui kolom komentar atau melalui email deandfee@gmail.com

Mari Mengenal Profesi Agen Asuransi

File 6-19-17, 08 31 28
Perusahaan asuransi mengandalkan penjualan melalui berbagai channel distribusi (marketing office, agency, Bank, broker) untuk mendapatkan calon klien. Saya akan membahas channel penjualan asuransi melalui agen sebagaimana banyak dari anda membeli produk asuransi melalui jasa agen asuransi.
Agen asuransi murni pendapatan dari komisi setiap penutupan penjualan (closing)dan tidak mendapatkan gaji pokok, serta tunjangan lainnya. Jika dibandingkan dengan marketing office atau Banchasurance tentu mendapatkan gaji pokok ditambah insentif dari setiap penjualan bahkan database mudah didapat.
Profesi dari pada agen asuransi selain memberikan pilihan produk asuransi yang tepat hal lainnya al :
• memberikan edukasi tentang asuransi
• memastikan pembayaran premi sesuai keuangan klien agar tidak lapse.
• memastikan manfaat uang pertanggungan sesuai yang dibutuhkan.
• memastikan ahli waris yang tepat.
• Memastikan pengurusan klaim asuransi.
• Dsb
Boleh dikatakan lebih memberikan edukasi asuransi dan layanan purna jual, disanalah inti dari penjualan asuransi sebab nilai kepastian tidak langsung didapatkan calon pembeli melainkan bila resiko terjadi asuransi baru memiliki nilai tunai.

Sebagai partner dari perusahaan asuransi setiap agen asuransi di bekali lisensi untuk bisa menjual asuransi yang di keluarkan oleh Asosiasi Agen Asuransi Indonesia (AAJI), tidak bisa begitu saja menjual asuransi. Setiap tindakan yang dilakukan agen asuransi bila melakukan prosedur kesalahan penjualan maka perusahaan asuransi berhak memberhentikan dan mencabut ijin penjualan, begitu juga perusahaan asuransi juga wajib memberikan pelatihan kepada setiap Agen.

Simak dua hal pertanyaan keraguan anda kepada agen asuransi ?
  1. Bagaimana bila agen tersebut sudah tidak aktif, bagaimana pengurusan klaim dan sebagainya?- anda tidak perlu khawatir sebab anda bisa langsung melakukan pengurusan melalui agen penggantian atau langsung datang ke kantor perusahaan asuransi dan dilayani oleh customer service.
  2. Bagaimana kemampuan perusahaan membayar bila perusahaan asuransi bangkrut apakah asuransi bisa di klaim?- menilai kemampuan perusahaan bisa dilihat dari ketentuan pemerintah melalui OJK yang diberikan kepada setiap asuransi baik lokal maupun asing pada Risk Base Capital (RBC) adalah 120% apakah melebihi dari ketentuan yang diberikan begitupula asuransi akan mereasuransikan nasabahnya kembali hingga nasabah terjamin klaim asuransi akan dibayar.
Bila anda lebih mengenal lagi profesi agen asuransi profesional maka anda bisa lebih diarahkan kepada pilihan produk sesuai dengan profile resiko anda baik resiko pribadi, usaha/pekerjaan, keluarga dan banyak lagi lainnya, bahkan menjadikan profesi agen berkembang menjadikan sebuah agency besar dengan memiliki team yang tersebar untuk memenuhi kebutuhan kliennya. Ketika tidak mudahnya agen mendapatkan calon klien, disana anda bisa melihat bagaimana perjuangan agen membangun kepercayaan, kemampuan diri dan penguasaan produk terhadap resiko yang diberikan sebagai solusi kepada calon kliennya. Akhir pencapaian agen boleh disebut Financial Planner sampai tahap penghargaan personal penjualan masuk dalam kualifikasi agen MDRT yaitu standar pengakuan internasional atas pencapaian luar biasa dalam profesi asuransi jiwa dan jasa keuangan.
Organisasi MDRT menyediakan anggotanya dengan berbagai sumber daya untuk memperbaiki ketrampilan teknis mereka, ketrampilan dalam penjualan dan pelayanan klien sementara tetap menjunjung tinggi kode etik profesi. Tidak hanya itu, sebagai organisasi professional berskala internasional sebagai wadah agen-agen asuransi jiwa berprestasi dan berpenghasilan tinggi, para agen asuransi bahkan berprofesi sebagai pelatih (educator), pembicara public, dan konsultan yang disegani.
Profesi agen asuransi tersebar untuk mengedukasi dan memberikan perlindungan terhadap resiko, Mari kenali mereka dengan memastikan lisensi AAJI nya dan biasanya pada kartu nama tertera pencapaian penjualan personal seperti MDRT, beberapa sertifikat Financial Planner (Qwp, Rfp, Cfp).
Ini adalah profesi yang membanggakan layaknya pekerjaan jasa konsultan yang dibayar mahal oleh perusahaan asuransi yang menggunakan jasanya untuk melakukan penjualan terhadap produk resiko.
Anda ingin kami bantu mendapatkan informasi mengenai asuransi hubungi Our Team